Lebih dari sekadar menghafal
Kaka dan Rara mengajakmu memahami perkalian melalui kelompok benda, susunan baris–kolom, dan kartu latihan. Fakta yang dipakai mencakup keluarga perkalian 1–12 dengan pengali 0–12.
Kelompok sama banyak
a × b berarti a kelompok, setiap kelompok berisi b benda. Jumlah seluruh benda adalah hasil perkalian.
4 × 3 = 3 + 3 + 3 + 3 = 12
Contoh soal & pembahasan
Ada 4 kantong, setiap kantong berisi 3 kelereng. Jumlah kelereng = 4 × 3 = 12.Susunan baris & kolom
Susunan a baris dan b kolom memuat a × b benda. Tukar baris dan kolom untuk melihat sifat komutatif.
3 × 5 = 5 × 3 = 15
Contoh soal & pembahasan
Tiga baris, masing-masing lima titik, memberi 15 titik. Lima baris masing-masing tiga titik juga memberi 15.Pola nol & satu
Bilangan yang dikalikan 0 menghasilkan 0. Bilangan yang dikalikan 1 tetap sama.
a × 0 = 0; a × 1 = a
Contoh soal & pembahasan
7 × 0 = 0; 7 × 1 = 7. Nol benda di setiap kelompok tetap berarti tidak ada benda.Gandakan & pecah faktor
Gunakan fakta yang sudah kamu tahu. Perkalian 2 berarti menggandakan. Sifat distributif memecah perkalian menjadi dua bagian.
7 × 6 = (5 × 6) + (2 × 6)
Contoh soal & pembahasan
5 × 6 = 30 dan 2 × 6 = 12. Jadi 7 × 6 = 42.Pola lima, sembilan & sepuluh
Hasil kali 5 berakhir dengan 0 atau 5. Kali 10 menambahkan satu nol pada bilangan bulat. Fakta 9 dapat diperoleh dari 10 dikurangi 1 kelompok.
9 × 8 = (10 × 8) − 8 = 72
Contoh soal & pembahasan
10 × 8 = 80, lalu 80 − 8 = 72. Untuk 5 × 8, setengah dari 10 × 8 adalah 40.Faktor yang hilang
Perkalian dan pembagian saling terkait. Untuk mencari faktor hilang pada a × □ = c, hitung c ÷ a jika a ≠ 0.
6 × □ = 42 → □ = 7
Contoh soal & pembahasan
42 ÷ 6 = 7. Pada 0 × □ = 0, semua bilangan dapat menjadi faktor kedua; pertanyaan tersebut tidak memiliki satu jawaban unik.