Selamat Datang di Quest Ilmu
يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ
"Allah akan meninggikan derajat orang-orang beriman dan berilmu."
(QS. Al-Mujadalah: 11)
(QS. Al-Mujadalah: 11)
ℹ️ Aturan Main: Setiap pemain akan mendapat 10 soal berbeda dari bank 40 soal.
Tidak ada pemain yang mendapat soal sama, sehingga tidak bisa menyontek jawaban teman.
1 Pemain
2 Pemain
3 Pemain
4 Pemain
📚 Materi Lengkap – Semangat Mencari Ilmu
A. Pentingnya Menuntut Ilmu dalam Islam
Al-Qur'an sebagai sumber ajaran Islam yang pertama dan utama mengajarkan kita untuk memanfaatkan
karunia terbesar dari Allah Swt., yaitu akal dan pikiran, untuk mencari ilmu yang bermanfaat.
Menurut ajaran Islam, hukum menuntut ilmu adalah wajib bagi setiap muslim, laki-laki maupun perempuan.
Bahkan wahyu pertama yang turun kepada Nabi Muhammad ﷺ adalah perintah membaca (QS. Al-'Alaq: 1–5),
yang menegaskan pentingnya belajar dan menuntut ilmu.
B. Dalil Al-Qur'an tentang Ilmu
يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍ ۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ
"…Allah niscaya akan mengangkat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-Mujadalah/58: 11)
Kandungan QS. Al-Mujadalah: 11 — Allah memberi kelapangan bagi orang yang melapangkan tempat bagi
orang lain, perintah berbuat baik kepada sesama, serta Allah meninggikan derajat orang beriman dan berilmu.
قُلْ هَلْ يَسْتَوِى الَّذِيْنَ يَعْلَمُوْنَ وَالَّذِيْنَ لَا يَعْلَمُوْنَ ۗ اِنَّمَا يَتَذَكَّرُ اُولُوا الْاَلْبَابِ
"…Katakanlah, 'Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?' Sesungguhnya hanya ululalbab (orang berakal) yang dapat menerima pelajaran." (QS. Az-Zumar/39: 9)
Kandungan QS. Az-Zumar: 9 — Orang yang berilmu tidak sama dengan orang yang tidak berilmu.
Orang berilmu lebih bijak, selalu mengambil hikmah dan pelajaran, serta konsisten dalam menjalankan agama.
C. Hadits tentang Keutamaan Ilmu
طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ
"Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim." (HR. Ibnu Majah)
مَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللّٰهُ لَهُ بِهِ طَرِيْقًا اِلَى الْجَنَّةِ
"Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga." (HR. Muslim)
Hadits lain menegaskan: ilmu adalah warisan para nabi, malaikat merendahkan sayapnya karena ridha
kepada penuntut ilmu, dan ilmu yang bermanfaat menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir
meski seseorang telah wafat (HR. Muslim). Pepatah Arab: "Tuntutlah ilmu dari buaian hingga liang lahat."
D. Keutamaan Orang Berilmu
| Keutamaan di Dunia | Keutamaan di Akhirat |
|---|---|
|
• Diangkat derajatnya oleh Allah Swt. • Menjadi mulia bukan karena harta/nasab • Hidup lebih terarah, bijak, dan bermanfaat • Dihormati dan menjadi rujukan sesama |
• Dimudahkan jalannya menuju surga • Mendapat pahala yang terus mengalir • Semakin takut dan dekat kepada Allah • Ilmu bermanfaat menjadi bekal abadi |
E. Adab & Perilaku Menuntut Ilmu
| Adab / Perilaku | Contoh Penerapan |
|---|---|
| Niat ikhlas | Belajar karena Allah, bukan sekadar nilai atau pujian. |
| Berdoa | Membaca doa "Rabbi zidnii 'ilmaa" (Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmuku). |
| Bersungguh-sungguh | Rajin, disiplin, dan tekun dalam belajar. |
| Menghormati guru | Sopan, mendengarkan penjelasan, dan mengikuti nasihat guru. |
| Menjauhi maksiat | Menghindari dosa, sombong, dan sifat malu yang salah tempat. |
| Mengamalkan & berbagi | Menerapkan ilmu dan mengajarkannya kepada orang lain. |
F. Hukum Tajwid & Tanda Waqaf
Saat membaca QS. Al-Mujadalah: 11 dan Az-Zumar: 9, perhatikan hukum tajwid agar bacaan benar,
seperti: Idgham (memasukkan/melebur bunyi), Ikhfa (menyamarkan nun sukun/tanwin),
Izhar (membaca jelas), Iqlab (mengganti menjadi mim), dan Mad (memanjangkan bacaan).
| Tanda Waqaf | Arti / Cara Baca |
|---|---|
| مـ (Lazim) | Harus berhenti. |
| ط (Muthlaq) | Sebaiknya berhenti. |
| ج (Jaiz) | Boleh berhenti, boleh lanjut. |
| لا (Laa) | Tidak boleh berhenti. |
| صلى | Lebih baik lanjut (washal). |
| قلى | Lebih baik berhenti (waqaf). |
G. Teladan Cendekiawan Muslim
| Tokoh | Bidang & Karya |
|---|---|
| Al-Khawarizmi | Bapak Aljabar & Algoritma dalam ilmu matematika. |
| Ibnu Sina | Bapak Kedokteran Modern, karya Al-Qanun fi at-Tibb. |
| Al-Battani | Ahli astronomi, perhitungan tahun matahari. |
| Ibnu Khaldun | Bapak Sosiologi & Sejarah, karya Muqaddimah. |
| Al-Farabi | Filsuf besar Islam, dijuluki "Guru Kedua". |
| Ibnu Haitham | Ahli optik, peletak dasar metode ilmiah. |
H. Hikmah Semangat Mencari Ilmu
- ✅ Menjadi pribadi yang beriman dan berilmu sekaligus.
- ✅ Meningkatkan ketakwaan dan rasa syukur atas akal.
- ✅ Meraih kesuksesan dunia dan akhirat.
- ✅ Menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama.
- ✅ Belajar sepanjang hayat dari buaian hingga liang lahat.
Giliran: -
Soal 1